Welcome to GIGI SEHAT, pioneer of attractive, harmonious, and healthy lifestyle

Selamat datang di GIGI SEHAT

Bergabunglah bersama kami menuju gaya hidup sehat modern

Invisalign

Berani mencoba tantangan baru?

Tetap percaya diri dan tersenyum lebar saat merapikan gigimu tanpa kawat!

Whitening/ Bleaching

Lebih percaya diri lagi dengan gigimu

Senyum lebih sempurna, tak ada lagi noda pada gigi

Dental Implant

Gigi tiruan dengan fungsi dan estetik serupa gigi asli?

Dental implant solusi tepat untuk Anda

Fresh Breath Treatment

Bau mulut? siapa takut

Lengkapi senyum indah Anda dengan nafas segar

Monday, September 23, 2013

Gigi tiruan lepasan, porcelain bridge, atau dental implant?

Ada kalanya gigi yang mengalami kerusakan dengan kondisi tertentu tidak bisa dipertahankan dan mesti dicabut, seperti gigi yang sangat goyang akibat kerusakan tulang penyangga gigi, gigi yang patah, dan sisa akar yang menimbulkan keluhan nyeri hebat. Perlu diketahui adanya konsekuensi yang terjadi akibat pencabutan gigi, yakni: gigi tetangga akan mengisi ruang kosong pasca pencabutan, yang akan memudahkan makanan menyelip di antara gigi tetangga dan mudah terjadi lubang. Gusi dan tulang penyangga sekitar akan mengalami penyusutan, gigi tetangga terkadang bisa menjadi sensitif karena gusi dan tulang penyangga yang melindungi akar gigi menjadi susut. Gigi lawan yang biasa berkontak untuk mengunyah dengan gigi yang telah dicabut akan turun/ naik mengisi ruang kosong pasca pencabutan, yang akan memudahkan makanan menyelip dan terkadang gigi tersebut menjadi sensitif. Oleh karena itu, sangatlah bijaksana apabila rencana perawatan gigi pencabutan diiringi bersamaan dengan rencana untuk mengganti gigi yang akan dicabut, untuk mencegah terjadinya konsekuensi yang telah disebutkan di atas.

Pilihan untuk mengganti gigi yang telah dicabut adalah gigi tiruan lepasan, porcelain bridge / jembatan porselen, dan dental implant. Apa saja kelebihan dan kekurangannya?

    gigi tiruan lepasanporcelain bridge/ jembatan porselendental implant
  1. Gigi tiruan lepasan. Keunggulan gigi tiruan lepasan adalah tidak perlu mengurangi struktur gigi tetangga. Dapat menggantikan kehilangan gigi dalam jumlah banyak. Dapat dilepas dan dibersihkan (harus dibersihkan secara rutin agar tidak menjadi bau), hati- hati saat dilepas jangan lupa untuk disimpan dengan baik agar tidak hilang. Gigi tiruan lepasan merupakan pilihan pengganti gigi hilang yang paling ekonomis. Adanya plat akrilik yang terkadang terasa asing di mulut, namun akan menjadi terbiasa seiring berjalannya waktu.
  2. Porcelain bridge/ jembatan porselen. Jembatan porselen bahannya sangat kuat karena terbuat dari porselen, terasa alami seperti gigi asli karena tidak memerlukan plat akrilik. Dapat menjadi penyangga tambahan bagi gigi yang sedikit goyang. Karena proses pembuatan jembatan porselen akan dilakukan sedikit pengurangan untuk merapihkan struktur gigi, maka proses perawatan jembatan porselen juga berjalan beriringan untuk mengkoreksi adanya tumpatan gigi yang sudah lama atau bocor. Banyaknya gigi hilang yang bisa diganti oleh jembatan porselen sangat tergantung jumlah dan kekuatan gigi yang akan dijadikan penyangga jembatan porselen tersebut.
  3. Dental implant. Sama seperti jembatan porselen, dental implant terasa seperti gigi asli karena tidak memerlukan plat akrilik. Proses perawatan dental implant tidak diperlukan pengurangan struktur gigi tetangga sama sekali, karena penyangga dental implant adalah tulang rahang. Karena prosedur pemasangan dental implant di dalam tulang termasuk perawatan bedah, maka kondisi kesehatan umum pasien menjadi pertimbangan, seperti adanya diabetes, hipertensi, perokok berat. Apabila kondisi tulang rahang serta kesehatan umum pasien tidak memungkinkan untuk menjalani perawatan dental implant, tidak perlu khawatir karena masih ada pilihan gigi tiruan lepasan dan jembatan porselen.
Semoga bermanfaat, dan selamat beraktifitas.

Thursday, August 15, 2013

10 pertanda dan gejala tumbuhnya gigi sulung

gejala tumbuhnya gigi sulung / gigi susu

Abad 17 di Eropa terdapat insiden meninggalnya bayi di usia tumbuhnya gigi susu / sulung (6 bulan – 2 tahun 6 bulan). Pada saat itu, dengan cepat menyebar kepercayaan bahwa gigi sulung bayi yang akan tumbuh dapat mengakibatkan kematian. Begitu juga ada pendapat yang menyatakan demam yang tinggi merupakan salah satu gejala akan tumbuhnya gigi sulung. Benarkah kabar- kabar tersebut? Jawabannya tidak benar sama sekali.

Gigi sulung yang akan tumbuh menembus gusi terkadang menimbulkan rasa nyeri bagi si kecil, yang membuat orang tua menjadi khawatir, mengganggu tidur atau aktivitas orang tua. Berikut 10 gejala terkait dengan tumbuhnya gigi sulung.
  1. Mudah marah. Menurut survey para orang tua, gejala mudah marah adalah gejala yang paling umum terjadi terkait dengan tumbuhnya gigi sulung.
  2. Terbangun tengah malam, atau tidak bisa tidur nyenyak.
  3. Tidak mau makan makanan padat, dikarenakan adanya rasa nyeri pada gusi.
  4. Menggigit benda- benda di sekitarnya.
  5. Meningkatnya jumlah air liur, tampak air liur yang sering menetes dari mulut si kecil.
  6. Menggosok- gosok gusinya dengan jari.
  7. Menggosok telinga. Gejala yang ini juga cukup umum ditemui pada bayi yang akan tumbuh gigi sulung.
  8. Demam ringan. Ingat, jika terjadi demam yang tinggi, waspada adanya penyakit lain, sebab tumbuhnya gigi sulung tidak menyebabkan demam yang tinggi.
  9. Kemerah- merahan di wajah.
  10. Menghisap jari dan benda- benda lebih sering dari pada biasanya.
Buah hati Anda mungkin akan mengalami salah satu dari sekian gejala tumbuhnya gigi sulung, namun bisa juga tumbuhnya gigi sulung tidak menimbulkan gejala apa- apa. Gejala- gejala yang telah dijelaskan di atas merupakan referensi bagi para orang tua agar mengetahui adanya gejala tumbuhnya gigi sulung yang normal.

Sunday, July 28, 2013

Sakit gigi lebih sakit daripada patah hati?


mengapa sakit gigi terasa begitu menyiksa?


Siapa yang pernah sakit gigi? Saat sakit gigi selalu yang ada adalah disalahkan karena tidak menggosok gigi. Siapa yang bisa menduga sakit gigi itu sakit nya luar biasa? Seringkali orang membandingkan sakit gigi apakah lebih sakit daripada patah hati. Mungkin yang dimaksud adalah sakit gigi selalu terasa luar biasa sakit dan lebih sakit daripada adanya memar dan bengkak pada bagian tubuh yang lain.



Ingat ketika lutut kita terbentur benda keras? Setelah terbentur, tidak lama lutut kita akan terasa hangat, memar, dan bengkak. Lutut kita yang dibungkus kulit yang lentur dapat membengkak. Jika gigi mengalami iritasi karena trauma benturan atau karena infeksi kuman (berlubang), saraf dan pembuluh darah di dalamnya juga akan bereaksi sama seperti organ tubuh yang lain, mengalami pembengkakan. Namun dapatkah saraf dan pembuluh darah yang ada di dalam gigi membesar dan membengkak? Tentu saja tidak! Saraf dan pembuluh darah yang ada di dalam gigi dikelilingi oleh email dan dentin gigi yang begitu keras. Karena tidak mungkin terjadi bengkak di dalam gigi, maka tekanan berakumulasi dan menjepit saraf serta pembuluh darah yang ada di dalam gigi, inilah yang mengakibatkan rasa nyeri pada gigi begitu hebatnya.


Beberapa organ tubuh lain yang dikelilingi struktur yang keras juga mengalami rasa nyeri yang hampir sama seperti gigi. Seperti trauma pada kuku, tekanan di bawah kuku akibat pembengkakan yang terhalang kuku yang keras mengakibatkan rasa nyeri yang hebat.

Thursday, July 4, 2013

8 Penyebab Bau Mulut

Makanan terasa nikmat jika disajikan dengan berbgai penyedap. Namun setelah selesai menikmati hidangan yang nikmat tersebut akan terasa bau mulut yang kurang sedap. Apakah bau mulut kurang sedap hanya disebabkan oleh makanan? Bau mulut bisa disebabkan oleh berbagai macam faktor.

banyak penyebab bau mulut

  1. Bakteri. Bakteri merupakan salah satu penyebab bau mulut yang paling utama. Bakteri terdapat di manapun di dalam mulut, dapat bersembunyi di dalam gusi, di sela- sela gigi, di lidah, dan mulut bagian belakang. Sikat gigi atau flossing dapat mengurangi jumlah bakteri, ingat, hanya mengurangi, bakteri di dalam mulut tidak bisa dihilangkan 100%. Jadi, jika Anda suka ngemil, bakteri akan segera mengurai sebagian sisa makanan tersebut menjadi gas yang kita kenal sebagai bau mulut kurang sedap.
  2. Makanan. Beberapa jenis makanan seperti bawang dapat menghasilkan gas yang kurang sedap aromanya dan keluar menjadi bau mulut. Makanan yang memiliki aroma atau rasa yang tajam kemungkinan besar dapat mengakibatkan bau mulut. Makanan yang memiliki kadar protein yang tinggi seperti susu, telur, dan keju juga dapat mengakibatkan bau mulut kurang sedap.
  3. Masalah lambung. Infeksi pada lambung yang dikarenakan aktifitas bakteri juga menghasilkan gas. Gas ini akan keluar melalui mulut dan menimbulkan bau mulut kurang sedap.
  4. Tonsil. Tonsil merupakan organ system kekebalan tubuh / imunitas yang terdapat di dalam mulut bagian belakang. Terkadang tonsil dapat mengalami infeksi dan gangguan sehingga menimbulkan batu tonsil yang berwarna seperti keju. Batu tonsil ini mengeluarkan bau yang tidak sedap dan keluar melalui mulut saat bicara.
  5. Menstruasi. Beberapa wanita mengeluhkan adanya bau mulut kurang sedap saat periode menstruasi, hal ini wajar dan tidak perlu dikhawatirkan. Saat menstruasi, terjadi perubahan hormon di dalam tubuh wanita dan di dalam rongga mulut. Perubahan hormone ini membuat lingkungan rongga mulut lebih ‘nyaman’ bagi pertumbuhan bakteri penyebab bau mulut. Kejadian yang sama juga ditemukan pada beberapa ibu hamil.
  6. Obat- obatan, rokok, alkohol. Obat- obatan dapat memicu terjadinya bau mulut dikarenakan efek samping obat tersebut yang mengakibatkan menurunnya jumlah air liur, mulut menjadi kering, dan bakteri- bakteri yang menimbulkan bau mulut tumbuh dengan subur.
  7. Mulut kering. Mulut kering dapat menimbulkan bau mulut kurang sedap, salah satu contoh adalah bau mulut di pagi hari saat bangun tidur. Saat tidur jumlah air liur di dalam mulut menurun. Aktivitas seperti berbicara, berpidato, memberi kuliah juga dapat membuat mulut kering. Jadi jangan lupa untuk membawa air putih, atau permen karet yang akan meningkatkan jumlah air liur di dalam mulut. 
  8. Penyakit gusi. Bakteri yang bertumbuh di dalam gusi dapat mengakibatkan penyakit radang gusi. Jika tidak segera diterapi, bakteri- bakteri tersebut akan terus menginfeksi tulang yang ada di bawah gusi. Gusi yang terinfeksi kronis ini merupakan markas besar bagi populasi bakteri yang dapat mengakibatkan bau mulut tidak sedap. Infeksi gusi kronis ini juga dapat mengakibatkan gigi menjadi goyang.

Wednesday, June 5, 2013

Gigi Permanen Tumbuh di Belakang Gigi Sulung

gigi permanen tumbuh di belakang gigi sulung

Seringkali orang tua menjadi cemas saat melihat gigi permanen anak nya tumbuh ‘kurang normal’ berada di belakang gigi sulungnya. Bukankah seharusnya gigi sulung tersebut akan lepas dengan sendirinya dan digantikan oleh gigi permanen? Benar. Namun adanya gigi permanen yang tumbuh di belakang gigi sulung tidak perlu terlalu dicemaskan.



Saat gigi permanen akan tumbuh, gigi permanen akan bergerak menembus gusi dan melarutkan akar gigi sulungnya. Biasanya gigi sulung yang akarnya sudah mulai larut akan mengalami kegoyangan. Gigi permanen yang sudah siap tumbuh menembus gusi akan melarutkan seluruh akar gigi sulung, sehingga gigi sulung tersebut menjadi sangat goyang karena hanya tersisa mahkotanya saja. Keadaan ini biasanya diikuti dengan lepasnya mahkota gigi sulung dengan sendirinya. 

Sebanyak 10% anak- anak pernah mengalami pertumbuhan gigi permanen yang lain dari yang seharusnya. Akar gigi sulung tidak mengalami pelarutan dengan sempurna, sehingga gigi sulung tersebut akan tetap berada di tempatnya sementara gigi permanen penggantinya tumbuh di belakang gigi sulung. Kejadian ini dalam istilah kedokteran gigi disebut Persistensi (gigi sulung yang sering mengalami persistensi adalah gigi seri sulung atas dan bawah). 

Gigi sulung yang mengalami persistensi ini dapat bertahan di tempatnya sedemikian kokoh (sedikit akar yang dilarutkan), menjadi goyang dan berubah posisinya (ada pelarutan akar), atau bahkan tampak terdorong keluar dari gusi dan mengakibatkan sariawan. Terkadang ada gigi sulung persistensi yang bias lepas dengan sendirinya. Yang menjadi masalah adalah sampai kapan gigi sulung tersebut bertahan di tempatnya?

Jika gigi permanen sudah mulai tumbuh dan gigi sulung yang mengalami persistensi tidak kunjung lepas sendiri hingga beberapa minggu, maka sebaiknya dibawa ke dokter gigi untuk segera diambil. Kenapa? Karena kita tidak bisa mengetahui sampai kapan gigi sulung tersebut akan lepas dengan sendirinya, dan kelainan arah tumbuh gigi permanen yang berada di belakang gigi sulung dikhawatirkan dapat mengakibatkan susunan gigi kelak menjadi berdesakan. Membuat susunan gigi menjadi tidak rata dan berdampak buruk terhadap senyum, perubahan pengunyahan, dan susah untuk dibersihkan.